Pelatihan pembuatan lilin aroma terapi dapat membantu masyarakat pesisir yang disinyalir sebagai tempat perindukan nyamuk DBD. Selain itu, dapat menjadi peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM.

Perwakilan pemerintah desa, Lukman, mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat di desa tersebut hanya melaut sebagai penghasilan utama. Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini dapat mendorong masyarakat untuk membuat usaha lilin.

Baca Juga: Komunitas Kejar Mimpi Kota Kendari Ajak Siswa SLB stop Bullying di Sekolah

"Selama ini warga hanya melaut, jaga karamba, tapi sekarang kita sudah dapat ilmu bikin usaha lilin. Nanti kalau sudah banyak hasil lilinnya kita bisa jual di Kendari tinggal dibuatkan bungkusan," jelasnya.

Sementara itu, Rosnia, salah satu masyarakat yang mengikuti pelatihan mengungkapkan kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu warga untuk mengantisipasi terjadinya penularan penyakit DBD yang dapat dicegah dengan lilin tersebut.