“Yang paling sulit adalah menjaga fokus dan tetap tenang saat menghadapi argumen lawan. Tapi justru di situ letak tantangannya, bagaimana menyampaikan gagasan dengan meyakinkan tanpa kehilangan kontrol,” jelasnya.
Ia menambahkan, ajang ini menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri karena bisa membawa nama UHO di kancah nasional.
“Selain bangga bisa membawa nama kampus, kami juga senang bisa belajar langsung dari peserta lain yang luar biasa. Rasanya seperti forum pertukaran ide antarmahasiswa se-Indonesia,” tutur Rizaldo. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
