BAUBAU, TELISIK.ID – Sejumlah mahasiwa Universitas Muhammadiyah Buton, Sulawesi Tenggara, mendesak pihak kampus untuk mengusut tuntas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen terhadap mahasiswinya.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah lembaga mahasiswa dari kampus tersebut menerima laporan adanya dugaan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh salah satu oknum dosen berinisial H.
Narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kampus seharusnya sebagai institusi pendidikan menjadi tempat yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual verbal maupun nonverbal.
Mahasiswa mendesak adanya transparansi dan langkah tegas dari pihak kampus untuk menangani kasus ini secara adil dan tidak mentolerir terkait dugaan pelecehan seksual oleh H.
Baca Juga: Guru Ngamar dengan Murid Sempat Lamar Kerja di Sekolah Lain tapi Ditolak
