Inilah yang diteliti tiga mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yakni Dwi Rahmawati, Aulia Eka Rahayu dan Titi Ari Wulandari. Melalui karyanya itu berhasil meraih dana penelitian dari Fakultas MIPA UNY.

Menurut Dwi Rahmawati, proses penyembuhan luka-luka dapat dipercepat dengan senyawa memiliki sifat Anti-Inflamasi.

"Senyawa Anti-Inflamasi ini di antaranya terkandung pada Daun Waru," jelas Dwi, Selasa, (28/7/2020).

Daun Waru, diterangkan Dwi, mempunyai senyawa Metabolit Sekunder Saponin, Flavonoid dan lima senyawa Fenol yang termasuk dalam senyawa Anti-Anflamasi.

"Saponin ini mempunyai kemampuan sebagai pembersih sehingga efektif untuk menyembuhkan luka terbuka, sedangkan tanin dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap infeksi luka karena mempunyai daya antiseptik dan obat  luka bakar," katanya.