Flavonoid dan Polifenol mempunyai aktivitas sebagai antiseptik dan ada beberapa penyakit yang bisa disembuhkan oleh Daun Waru, di antaranya adalah penyakit batuk serta demam.
Baca juga: Menteri Nadiem Minta Maaf ke Muhammadiyah, NU dan PGRI
Sementara itu, Aulia Eka Rahayu menambahkan, penelitian itu bertujuan untuk mengetahui besarnya konsentrasi Salep Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus) untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus Aureus dan mengetahui pengaruh Salep Daun Waru terhadap pertumbuhan Staphylococcus Aureus.
Sedangkan dijelaskan Titi Ari Wulandari, penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Organik dan Laboratorium Analitik FMIPA UNY.
Bahan yang dibutuhkan adalah Daun Waru, bakteri uji Staphylococcus Aureus, Aquades Steril, Etanol 96 persen, Tablet Ciprofloxacin 500 mg, Nutrient Agar (Oxoid), H2SO4 0,36N, BaCl2. 2H2O 1,175 persen, NaCl 0,9 persen, Adeps Lanae, Vaselin Album dan Trietanolamine (TEA).
