Pengembangan produk ini menawarkan alternatif pengolahan bahan lokal menjadi pangan praktis. Meski demikian, manfaatnya untuk pencegahan stunting tetap perlu didukung kajian kandungan gizi dan bukti ilmiah.
Sementara itu, dalam NESCO 3, Niluh menulis esai berjudul SEHATI (Strategi Ekstrak Herbal Antioksidan The Inovasi) dari kulit buah naga dan sereh sebagai peran nyata generasi muda menuju Indonesia Sehat 2045.
Esai tersebut mengangkat potensi pemanfaatan kulit buah naga dan sereh sebagai bahan dalam pengembangan inovasi berbasis herbal. Gagasan itu juga menyoroti perlunya kajian ilmiah untuk mengetahui kandungan senyawa, keamanan, serta aktivitas antioksidan dari bahan yang digunakan.
Sivitas akademika Fakultas Farmasi UHO menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Niluh. Mereka berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi dirinya untuk terus berkarya sekaligus menginspirasi mahasiswa lain mengikuti kompetisi ilmiah.
Dua penghargaan itu menjadi capaian Niluh dalam ajang tingkat nasional yang mempertemukan gagasan di bidang inovasi pangan dan pengembangan karya ilmiah berbasis bahan alami. (D-Adv)
