KENDARI, TILISIK.ID - Mahasiswi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari bernisial R, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosennya ingin memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya di UHO.
Hal itu disampaikan paman korban Mashur, alasan korban memutuskan untuk tidak melanjutkan studinya karena merasa malu bertemu dengan rekan-rekannya di kampus.
“Korban ini selalu menyampaikan sama keluarga mau pindah kampus, tapi kami memberinya penguatan terus untuk tetap kuliah saja di UHO,” ucapnya, Sabtu (6/8/2022).
Ia mengaku terpukul dengan kejadian itu. Apalagi setelah pihak universitas belum memberikan sanksi kepada Prof B. Padahal, ia sangat berharap pada kemenakannya bisa kuliah di UHO.
Namun saat ini kondisi korban R itu memprihatinkan. Ia sedang trauma dan tidak masuk kuliah.
