Dia mengaku, pasangannya capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, sudah menyarankan untuk mundur dari jabatan menteri. Mahfud mengatakan, pernyataan Ganjar ke publik terkait rencana mundur dari Kabinet Jokowi pada Selasa (23/1/2024) sore merupakan kesepakatan bersama dirinya sejak awal.

Kesepakatan yang dimaksud, kata Mahfud, yakni akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik pada saat yang tepat.

Sejak diberi amanah menjabat Menko Polhukam pada 2019, Mahfud percaya bahwa Presiden Jokowi memiliki niat yang baik untuk rakyat. Dilandasi sikap percaya itu, Mahfud mengaku bersedia untuk membantu Jokowi di KIM Jilid II.

Baca Juga: Mahfud Sebut Pertanyaan Gibran Tak Pantas Dijawab Mengenai Green Inflation, Apa Itu?

Terkait rencana pengunduran diri Mahfud dari jabatan menteri, Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku sudah mengetahuinya. Dia pun mengungkap, sempat ada menteri dari PDIP yang siap mundur dari Kabinet Jokowi.