“Makanan bergizi sehat di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil dengan sasaran 15,42 juta jiwa termasuk anak sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di 514 kabupaten atau kota, ini juga merupakan program quick win," kata Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Scenaider Clasein Hasudungan Siahaan.

Sebagai informasi tambahan, pelaksanaan program MBG sepenuhnya berasal dari anggaran Badan Gizi Nasional yang senilai Rp 71 triliun. Namun, anggaran Rp 71 triliun itu juga sebetulnya bagian dari anggaran operasional Badan Gizi Nasional.

Baca Juga: Prabowo Mulai Panggil Menterinya? Simak Bocoran Susunan Kabinet Baru

Namun, untuk detail anggaran khusus program MBG sendiri masih dalam proses penyusunan, karena Badan Gizi Nasional tengah merampungkan Struktural Organisasi dan Tata Kelola (SOTK), Rencana Kerja (Renja), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), serta Rencana Strategis (Renstra).

Khusus untuk SOTK, Badan Gizi Nasional menargetkan selesai pada pekan ini, sebab sudah masuk dalam tahap analisis di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kementerian PANRB. (C)