Robot untuk tugas-tugas rumah tangga, seperti robot penyedot debu telah menjadi robot yang paling banyak diproduksi dan dijual di dunia. Tim tersebut bertanya kepada 29 pakar AI dari Inggris dan 36 pakar AI dari Jepang mengenai perkiraan mereka mengenai robot di rumah.

Para peneliti menemukan bahwa pakar laki-laki di Inggris cenderung lebih optimis terhadap otomasi domestik dibandingkan dengan pakar perempuan, hal sebaliknya terjadi di Jepang. Namun tugas yang menurut para ahli dapat dilakukan oleh otomatisasi bervariasi.

"Hanya 28 persen pekerjaan perawatan, termasuk aktivitas seperti mengajar anak Anda, mendampingi anak Anda, atau merawat anggota keluarga yang lebih tua, diperkirakan akan dilakukan secara otomatis", kata Dr Lulu Shi, peneliti pascadoktoral, Oxford Internet Institute, dikutip dari Bbc.com.

Di sisi lain, teknologi diperkirakan dapat mengurangi 60 persen waktu yang kita habiskan untuk berbelanja bahan makanan, kata para ahli.

Namun prediksi bahwa “dalam sepuluh tahun ke depan” robot akan membebaskan kita dari pekerjaan rumah tangga mempunyai sejarah yang panjang dan beberapa skeptisisme mungkin diperlukan.