Kala itu kaum Muslim sepakat bahwa permulaan kalender Islam ditentukan berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Karena hijrah menjadi pembeda antara yang hak dan yang batil.

Namun, perselisihan mencuat saat mereka hendak menetapkan bulan yang dijadikan awal tahun Hijriah. Di tengah perselisihan, Utsman berpendapat, "Jadikan Muharram sebagai permulaan tahun. Dia adalah bulan mulia, permulaan bilangan bulan, dan waktu manusia pulang dari haji."

Mendengarnya, Umar dan kaum Muslim kala itu menerima usulan Utsman. Demikian kalender Islam telah ditetapkan permulaannya yaitu sejak peristiwa hijrah Rasul SAW. Dengan bulan pertamanya yakni Muharram, dan bulan terakhirnya yakni bulan Zulhijah. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali