Rasulullah kemudian mendekati anak itu, lalu disapanya dengan menanyakan apa gerangan yang membuatnya menangis dan tidak ikut bergabung dan bergembira bersama anak-anak lainnya. Anak itu kemudian menjawab: Ayah saya telah meninggal dunia, lalu Ibu saya kawin lagi dan memakan harta saya, sedang ayah tiri saya mengusir saya dari rumah saya sendiri.

Baca Juga: Ramadan Bulan Berkasih Sayang

Sekarang saya tidak punya rumah, makanan, minuman, dan apalagi pakaian. Dan ketika saya melihat anak-anak lain pada hari ini bermain dan bergembira lantaran mereka masih punya ayah, makanan, minuman, rumah serta memakai pakaian baru, maka saya teringat kembali akan segala penderitaan saya. Itulah sebabnya saya menangis.

Mendengar pengakuan anak tersebut maka Rasulullah SAW. langsung membawa anak itu ke rumah beliau, kemudian beliau pakaikan dengan pakaian yang bagus, beliau beri makan dan minuman sehingga kenyang.

Demikian cara nabi SAW, merayakan hari raya Idul Fitri. Dan sebagai umat beliau maka sudah sepantasnyalah kita pun berbuat seperti yang beliau telah contohkan.