Pertama dalam buku itu dikatakan bahwa perayaan Maulid yang pertama kali diadakan oleh Dinasti Ubaid (Fathami) di Mesir yang berhaluan Syiah Ismailiyah (Rafidhah).
Dinasti ini berkuasa di Mesir tahun 362-567 Hijriyah sekitar abad 4-6 Hijriyah.
Mulanya dirayakan di era kepemimpinan Abu Tamim, yang memiliki gelar Al-Mu'is Li Dinillah. Perayaan Maulid Nabi pada zaman Dinasti ini hanya salah satu bentuk perayaan saja.
Selain itu, Dinasti ini juga merayakan hari Asyura, Maulid Ali, Maulid Hasan, Maulid Husain, Maulid Fatimah dan lainnya.
Kedua, perayaan Maulid di kalangan ahlus sunnah pertama kali diadakan oleh Sultan Abu said Muzhaffar Kukabri yang merupakan gubernur Irbil di wilayah Irak, ia hidup pada tahun 549-630 Hijriyah.
