Tetapi, lanjut keduanya, “Efektivitas kinerja itu tidak dapat dicapai hanya melalui jargon semu dan program kerja cepat. Transisi perubahan pola pemolisian dari era non-demokratik menjadi demokratik merupakan jalan panjang, di mana kepolisian berubah dari alat kekuasaan  menjadi pelayan publik” (2017: 52).

Jenderal Sigit, yang pernah menjadi Direskrim Polda Sultra, dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kapolri menggantikan seniornya Jenderal Pol. Idham Azis, di Istana Negara, Rabu, 27 Januari 2021.

Ia adalah Kapolri di tengah tengah Indonesia yang tak kunjung dewasa berdemokrasi. Kepadanya dihadapkan tantangan yang tidak ringan. Secara umum, tantangan tersebut datang dari dalam Polri sendiri maupun dari luar. Lebih kurang seperti tergambar di awal-awal tulisan ini.

Baca juga: Tokom Polri, Tongkat Pelayanan

Konstitusionalitas