Baca Juga: ASN Kendari Benahi Kota Jelang Penilaian Lomba Adipura

Kepala BKKBN Perwakilan Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si mengatakan, untuk mencegah stunting ini dapat dilakukan dengan pemenuhan gizi anak.

Kata Asmar, pemenuhan gizi ini tidak hanya dilakukan saat anak masih dalam kandungan, tapi juga setelah anak lahir, terutama dalam memberikan air susu ibu atau ASI ekslusif kepada bayi selama enam bulan.

Rombongan BKKBN Pusat dan Provinsi Sulawesi Tenggara, beserta jajaran pimpinan, dosen dan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kendari saat sosialisasi pencegahan stunting. Foto: Adinda Septia Putri/Telisik

 

“Ketika anak sudah lahir, kami juga minta ibu memberikan ASI ekslusif pada anak hingga enam bulan. Nanti setelah enam bulan ke atas boleh diberikan makanan tambahan yang mengandung gizi seperti protein dan lainnya,” ujarnya.