Diketahui, kandungan ASI terdiri dari air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, zat antibodi, dan enzim. Dilihat dari kandungannya yang sarat nutrisi penting, ASI disebut-sebut dapat mengurangi risiko bayi terkena penyakit tertentu, seperti diare, ISPA, pneumonia, asma, obesitas, dan diabetes, termasuk stunting itu sendiri.
Baca Juga: Tak Hanya Joging, Ada Tari Lulo di Kolam Retensi Boulevard Kendari
Sementara itu, Direktur Politeknik Kesehatan Kota Kendari, Teguh Fathurrahman mengungkapkan alasan kenapa pencegahan stunting dapat dilakukan di 1.000 hari pertama kehidupan bayi.
Di mana ia mengatakan bahwa karena di masa 1.000 hari pertama tersebut merupakan fase otak bayi berkembang dengan pesat sebelum menutupnya ubun-ubun.
“Di masa ini lah orang tua diwajibkan memberikan nutrisi terbaik untuk si buah hati, agar perkembangannya tidak terhambat,” ungkapnya. (A-Adv)
