Parasit malaria dapat berkembang tidak hanya di dalam vektor nyamuk anopheles betina, tetapi dapat juga berkembang di dalam tubuh manusia. Tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan untuk pencegahan dan pengendalian malaria.

Beban Penyakit

Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa hingga kini, penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan secara global dan terdapat 249 juta kasus malaria pada tahun 2022 dibandingkan dengan 244 juta kasus pada tahun 2021. Perkiraan jumlah kematian akibat malaria di 85 negara mencapai 608.000 pada tahun 2022 dibandingkan dengan 610.00 pada tahun 2021.

Malaria juga merupakan salah satu faktor penting penyebab tingginya angka kematian bayi dan anak-anak. Infeksi malaria selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, kematian prakelahiran, dan berat bayi lahir rendah. WHO wilayah Afrika terus menanggung menanggung beban malaria global yang sangat besar.

Pada tahun 2022, wilayah ini menanggung sekitar 94?ri seluruh kasus malaria dan 95% kematian. Anak-anak di bawah usia 5 tahun menyumbang sekitar 78?ri seluruh kematian akibat malaria di wilayah tersebut. Empat negara Afrika menyumbang lebih dari separuh kematian akibat malaria di seluruh dunia: Nigeria (26,8%), Republik Demokratik Kongo (12,3), Uganda (5,1%) dan Mozambik (4,2%).