"UM ini juga untuk mengukur kemampuan siswa, sampai di mana memahami setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru. Karena soal-soal UM ini berasal dari sekolah, di mana pihak-pihak guru yang buat," jelasnya.

Baca Juga: Ujian Sekolah Tingkat Madrasah Mulai Digelar 14 Maret

Ia mengatakan, karena di tengah pandemi COVID-19, maka sistem pelaksanaannya dilakukan dengan sistem shift yaitu pagi dan siang.

"Jumlah peserta yang ikut UM itu berjumlah 290, itu kami bagi setengah. 50 persen masuk pagi dan selebihnya masuk siang. Selain karena kondisi pandemi, juga diakibatkan ketersediaan komputer yang kami miliki masih sangat terbatas," katanya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana UN MAN 1 Kendari, Ratna mengungkapkan, UM kali ini diberlakukan sistem semi offline, untuk lebih mempermudah pelaksanaan ujian.