“Jika sudah pukul 07.00 Wita gerbang ditutup. Siswa yang terlambat tidak diperbolehkan masuk dan diminta kembali ke rumah,” tegas Tangkalalo.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, termasuk pembiasaan bangun pagi dan salat subuh sebelum berangkat ke sekolah. Peran orang tua dinilai penting untuk memastikan kedisiplinan ini berjalan konsisten.

Menurut Tangkalalo, aturan tersebut berdampak signifikan terhadap penurunan keterlambatan siswa.

“Sekarang hampir tidak ada lagi siswa yang datang terlambat karena mereka sudah memahami konsekuensinya,” ujarnya.

Di sisi prestasi, MAN 1 Kendari aktif mendorong siswa mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Sekolah memfasilitasi keikutsertaan siswa, termasuk pembiayaan melalui dana BOS dengan dukungan orang tua.