"Kami dari pihak sekolah telah menfasilitasi para siswa dengan masker dan alat cuci tangan di depan masing-masing kelas," lanjutnya.
Untuk proses pembelajaran, Awiani menuturkan, siswa kelas yang telah masuk pada pekan pertama akan digantikan dengan siswa kelas lain pada pekan kedua.
"Untuk proses pembelajaran sendiri kami jadikan satu kelas hanya bisa masuk satu pekan dalam jangka waktu dua pekan karena akan diganti lagi dengan kelas yang lain di pekan kedua," terangnya.
Diketahui, mulai Senin kemarin ada beberapa sekolah yang telah menerapkan sistem pembelajaran tatap muka di Wakatobi seperti SMAN 1 Wangi-wangi yang akan disusul juga oleh SMAN 2 Wangi-wangi pada Senin depan.
Reporter: Mohamad Lukman Saputra
