MUNA BARAT, TELISIK.ID - Sistem manajemen pemerintahan Kabupaten Muna Barat dinilai masih banyak melenceng dari aturan yang ada. Hal tersebut sontak memantik perhatian Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala.
Tariala yang merupakan putra asli Muna Barat sangat prihatin melihat kondisi pemerintahan yang dipimpin Achmad Lamani itu. Katanya, bukan saja kalangan elit, namun masyarakat biasa pun tercengang melihat kondisi pemerintahan yang dinilai amburadul.
Contoh kecilnya saja, mutasi pejabat yang dilakukan Achamad Lamani pada Jumat (29/4/2022) lalu, bertepatan dengan cuti bersama.
"Saya juga tidak mengerti aturan dari mana yang mereka gunakan. Jadi, saya pikir manajemen pemerintahan di Muna Barat itu, perlu ditata ulang," kata Tariala, Sabtu (14/5/2022).
Parahnya lagi, rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengembalikan tiga pejabat yang dinonjob pada mutasi sebelumnya, sampai saat ini belum dilakukan.
