Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan kunjungan manajemen menjadi motivasi bagi tim AFT Hasanuddin untuk terus menjaga kesiapan operasional.
“Kunjungan dan arahan dari manajemen menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan seluruh sarana, fasilitas, dan proses operasional berada dalam kondisi yang andal. Setiap masukan yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan kinerja AFT Hasanuddin,” kata Andreas.
Menurutnya, keandalan layanan avtur tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga mencakup kesiapan fasilitas, kualitas, proses operasional, hingga kompetensi personel.
“Bagi kami, keandalan pasokan avtur dan keselamatan operasional merupakan prioritas. Seluruh proses, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian kualitas, hingga pelayanan kepada pelanggan, terus kami jalankan sesuai standar dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.
AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan avtur bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bandara tersebut menjadi salah satu simpul utama konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur.
