“Dulu ada kolam retensi di belakang Rumah Jabatan Gubernur. Tapi sekarang sudah tidak ada, jadi saat hujan deras air cepat meluap. Ini yang kami tangani dulu dengan penyelamatan barang warga,” beber Yohanes.

Pemerintah Kelurahan Mandonga juga berupaya memaksimalkan fungsi kali kecil dan saluran air sempit di wilayah mereka, meski sebagian besar aliran berasal dari kelurahan tetangga yang letaknya lebih tinggi.

Dalam hal pelayanan publik, Kelurahan Mandonga juga beradaptasi dengan transformasi digital.

“Sekarang sedang transisi dari aplikasi Laika ke Momah. Sama-sama digital, hanya ada pembaruan pada tampilan dan sistem pelayanannya,” urai Yohanes.

Yohanes menilai, kepemimpinan Siska Karina dan Sudirman sangat peduli terhadap kebersihan dan kesejahteraan masyarakat.