Ketua K-Folbi Kendari, Rian Ricky Susanto mengatakan, setiap akan melakukan kegiatan sepeda bareng (gowes) ia selalu mengingatkan semua anggota komunitas menerapkan protokol kesehatan termasuk membawa sarung tangan dan handsanitizer.
“Kalau kami gowes selalu saya ingatkan teman-teman tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan bersepeda, seperti tetap menggunakan helm, lampu kalau bersepeda malam hari, menggunakan sarung tangan, dan handsanitizer. Di titik strart atau finish kami juga upayakan ada fasilitas cuci tangan,” jelasnya, Senin (26/10/2020).

Selain mengajak komunitasnya menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan dengan cara rutin bersepeda, K-Folbi juga berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan saat diundang dalam dialog melalui media TV lokal atau radio, termasuk media sosial yang mereka miliki.
Bidang Dokumentasi dan Publikasi K-Folbi Kendari, David mengatakan, komunitas yang berdiri tanggal 20 Februari 2020 ini juga pernah bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Kendari untuk mengajak warga kembali meramaikan objek wisata saat New Normal pertama kali digaungkan beberapa waktu lalu.
Selain mengkampanyekan kesehatan, komunitas yang baru beranggota 120 orang ini juga sering memperkenalkan objek wisata dan kuliner yang ada di Kota Kendari dan sekitarnya melalui kegiatan mereka.
