Untuk orang dewasa, pada kedua ukuran ini, kaki pasti sudah bisa menjejak di tanah, jadi tidak ada masalah untuk keamanan dan kenyamanan ketika harus berhenti dan menyeimbangkan badan. Tetapi yang mungkin perlu dilihat adalah proporsi besar badan terhadap ukuran sepeda. Mungkin akan terlihat sedikit aneh kalau orang dengan tinggi badan di atas 180 cm memakai sepeda lipat ukuran 16?.

Posisi kaki ketika bersepeda juga perlu diperhatikan, untuk mendapatkan kekuatan gowes yang optimal, posisi kaki harus lurus ketika menekan pedal pada posisi terendahnya. Kaki yang tertekuk/terlipat membuat tenaga kayuhan tidak optimal, dan pada waktu yang lama bisa mengakibatkan cidera otot.

Walaupun sadel sepeda bisa dinaikkan, tetapi ada batasnya, biasanya seat post sepeda lipat lebih panjang dari seat post sepeda normal, umumnya sekitar 400-520 mm. Memakai seli dengan ukuran roda yang lebih besar bisa sedikit membantu posisi kaki yang lebih nyaman, atau bisa juga dengan memgupgrade ke  seat post khusus yang panjangnya bisa sampai 600 mm.

Ukuran roda juga mempengaruhi performa sepeda, untuk menempuh jarak yang jauh, sebaiknya menggunakan roda sepeda yang lebih besar. Pada gearing dan kecepatan kayuhan yang sama, roda yang lebih besar akan menempuh jarak yang lebih jauh. Untuk roda sepeda 16?, harus menggowes atau memutar pedal lebih cepat untuk mendapatkan kecepatan yang sama dengan sepeda yang memiliki roda lebih besar. Kecepatan sepeda memang tidak hanya dipengaruhi oleh ukuran ban, tetapi juga oleh gear ratio (ukuran chainring/sprocket) dan cadence (kecepatan putaran pedal).

Tetapi roda yang kecil dan ukuran sepeda yang lebih kecil membuat bobot sepeda lebih ringan serta lebih praktis. Hal ini juga mempengaruhi kayuhan yang lebih ringan, relatif lebih mudah untuk menanjak, lebih enteng dan lebih cepat berakselerasi.