“Kalau ikut Prolanis, setiap bulan ada pemantauan kesehatan. Dua kali sebulan kami juga ikut senam bersama, jadi badan lebih segar. Sekali sebulan dapat edukasi dari dokter tentang cara mengelola kesehatan dengan baik. Bahkan enam bulan sekali kami difasilitasi pemeriksaan gula darah dan kimia darah lainnya. Semua itu sangat membantu saya mengontrol diabetes,” jelasnya.

Baca Juga: Peserta JKN di Konawe Rujuk Darurat, Dapat Pelayanan Cepat Tanpa Biaya Tambahan

Paini juga beberapa kali mendapatkan layanan rawat inap dengan penjaminan JKN, termasuk ketika harus dirawat akibat komplikasi gula darah tinggi disertai demam.

“Saya dibawa ke RS Hermina Kendari. Begitu sampai langsung dapat pertolongan pertama. Penanganannya cepat sekali,” tuturnya.

Selama empat hari dirawat, Paini mengaku tidak merasakan perbedaan pelayanan antara pasien umum dan peserta JKN. Administrasi, pelayanan dokter hingga perawat berjalan baik. Bahkan saat harus menjalani transfusi satu kantong darah, ia tidak mengeluarkan biaya tambahan.