"Bahkan sekolah yang berada di pinggir bangunan tersebut terancam dipindahkan," katanya.

Aman menyebut, aksi ini merupakan aksi yang kesekian kalinya yang dilakukan Jelih Indonesia untuk mengusut dugaan perambahan hutan mangrove tersebut.

Saat melakukan aksi, massa tidak mendapat mediasi oleh pihak DPRD Sultra dikarenakan tidak ada anggota yang berkantor. (B)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali