“Setelah terima dollar, saya kasih ke kerabat di Jakarta untuk ditukarkan. Totalnya sekitar Rp 90 juta,” ungkap Rosdiana. Kerabat yang dimaksud adalah Ibu Eri, yang membantu menukar uang itu ke rupiah.
Fakta mengejutkan lainnya, kata Rosdiana, adalah rapat pleno penetapan Abdul Azis sebagai Wakil Bupati yang digelar bukan di Kantor DPRD Koltim, melainkan di salah satu hotel di Kota Kendari.
Diketahui rapat tersebut hanya dihadiri oleh 13 anggota dewan, di mana jumlah yang sama dengan suara yang memilih Azis.
“Semua kegiatan itu difasilitasi timnya Pak Bupati,” tegas Rosdiana lagi.
Berbeda dengan Rosdiana, Suhaemi Nasir memilih bungkam usai diperiksa selama kurang lebih dua setengah jam. Mantan Ketua DPRD Koltim itu tidak memberikan komentar apa pun dan langsung masuk ke kendaraannya.
