Meskipun mendapatkan penghinaan, ayah Yesi tetap bersikap tenang dan optimis. Ia berkeyakinan bahwa pada akhirnya kebenaran Islam akan terbukti.

“Papa saya cuma bilang, saya akan berikan bukti tapi tidak sekarang dan juga tidak di tempat ini,” pungkas Yesi. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Mustaqim