KONAWE KEPULAUAN, TELISIK.ID - Masyarakat Desa Kawa-kawali, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, menyoroti dugaan penggelapan dana yang diperuntukan sebagai modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawa-kawali, Ali Imran, pada Kamis (10/7/2025) kemarin.
Ali mengungkapkan, anggaran Dana Desa senilai Rp 70.000.000, yang dimaksudkan untuk tambahan modal BUMDes pada tahun 2024 tidak sampai ke tangan pengelola BUMDes. Anggaran yang bersumber dari APBDes 2024 tersebut justru diduga masuk di kantung pribadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kawa-kawali saat itu, Syaiful Malaka.
"Dana yang dialokasikan untuk modal BUMDes di tahun 2024 tidak direalisasikan, nilainya Rp 70.000.000, sampai sekarang dana itu belum sampai di BUMDes," kata Ali, saat ditemui di Kendari, Kamis (10/7/2025) malam.
Ali menambahkan, telah berupaya mengkonfirmasi mantan Plt Kadesnya itu, baik secara lisan maupun dengan surat resmi, untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, Syaiful hanya menyampaikan janji untuk segera menyalurkan dana tersebut.
