"Senjata rakitan dengan peluru kaliber 9 mm," ungkapnya.

Menurut Tatan, pelaku melakukan aksi itu dari jarak dekat dan mengenai dada korban. Awalnya, kawanan pelaku yang berjumlah lima orang itu memantau pergerakan korbannya. Selanjutnya, mereka mengatur strategi dan ada yang membuntuti korban.

"Tiba di tempat yang sepi dan strategis, pelaku atau eksekutor menembak korban dan meninggalkan korban di tengah perkebunan," jelasnya.

Terpisah, Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Simatupang menambahkan, pelaku menghentikan laju sepeda motor korban secara paksa.

"Pelaku mengendarai sepeda motor menghentikan laju sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku turun dan mendekati korban. Di situlah pelaku langsung menembak korban," ungkapnya.