Pengakuan Faisal Rahmat Simatupang, terungkapnya kasus ini berdasarkan kendaraan yang dikemudikan oleh kawanan pelaku. Terutama satu unit mobil yang dikemudikan oleh TG.

"Jadi, mobil milik pelaku mondar mandir di perkebunan. Mobil itu rupanya menggambar pergerakan korban. Dari mobil itulah kasus ini terungkap," ucapnya.

Perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan ini mengaku, tim Satreskrim Polres Langkat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara awalnya mencari keberadaan kendaraan roda empat itu.

"Mobil itu yang kami cari, karena mobil itu mencurigakan. Sampai akhirnya, kasus ini bisa terungkap," terangnya.

Kapolres Langkat menegaskan, kasus itu masih terus dikembangkan. Apakah ada tersangka lainnya atau hanya berhenti di lima orang itu saja.