"Kita ada 4 sektor unggulan, yang pertama pertanian peternakan, kelautan perikanan, pertambangan dan pariwisata," jelasnya.

Ke empat potensi itu, kata Lukman, menjadi tanggung jawabnya untuk sebisa mungkin dimanfaatkan sehingga berdampak pada pengurangan angka kemiskinan.

Baca Juga: Ribuan Penonton Padati Lokasi Konser Dewa 19 di Kendari, Ratusan Personel TNI Polri Siaga

Angka kemiskinan Sulawesi Tenggara yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) di laman Bps.go.id memang cukup tinggi, yaitu sebesar 10,1 persen di tahun 2022. Angka itu disebut yang tertinggi sejak delapan tahun terakhir.

Lukman Abunawas mengakui ke empat sektor tersebut belum secara maksimal dimanfaatkan untuk menghasilkan PAD yang besar.