KENDARI, TELISIK.ID - Sederet kasus kekerasan seksual terhadap anak belakang ini semakin terkuak, bahkan semakin marak terjadi.
Salah satunya kasus rudapaksa terhadap 12 santriwati yang dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren di Bandung, Jawa Barat.
Untuk Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sultra mencatat sebanyak 130 kasus yang terdata di Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) per tahun 2021.
Kepala Bidang Data Informasi dan Partisipasi Masyarakat DPPPA Sultra, Murdiana Hasan menuturkan, kasus kekerasan seksual pada anak paling tinggi ditemukan di Kabupaten Buton Selatan.
"Menurut SIMFONI PPA, paling banyak di Buton Selatan, ada 29 kasus yang terlapor," katanya, Rabu (15/12/2021).
