"Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami," kata Andy seperti dikutip dari AFP, Senin (4/10/2021) malam.
Sementara itu, Facebook melalui keterangan yang disampaikan melalui akun twitter mereka menyatakan akan berupaya sebaik mungkin untuk memperbaiki masalah tersebut.
"Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami masalah saat mengakses aplikasi dan produk Anda. Kami sedang berupaya agar semuanya kembali normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata mereka.
Baca Juga: Pasca Pembatasan Sosial Dilonggarkan, Italia Kini Alami Peningkatan Kasus COVID-19
Baca Juga: Kena PHK, Pria Ini Jadi TikToker Paling Populer dan Tajir
