Di belakang podium, Bezzecchi finis keempat, disusul Acosta di posisi kelima dan Ai Ogura di posisi keenam. Brad Binder menempati posisi ketujuh, sedangkan Miller yang menjadi tumpuan penonton tuan rumah finis kedelapan. Iker Lecuona dan Diogo Moreira melengkapi sepuluh besar dengan finis kesembilan dan kesepuluh.

Urutan berikutnya diisi Fabio Quartararo di posisi ke-11, Alex Rins di posisi ke-12, Enea Bastianini di posisi ke-13, Franco Morbidelli di posisi ke-14, dan Augusto Fernandez di posisi ke-15. Raul Fernandez finis ke-16, disusul Zarco di posisi ke-17, Vinales di posisi ke-18, dan Bagnaia di posisi ke-19. Martin yang gagal finis tercatat di posisi ke-20 sebagai pembalap terakhir dalam klasifikasi Sprint.

Dari Pole Basah ke Kemenangan Sprint

Kemenangan Sprint ini menjadi kelanjutan dari penampilan dominan Marquez pada kualifikasi Sabtu pagi yang digelar dalam kondisi basah. Marquez sempat terjatuh pada lap terbang pertamanya di sesi kualifikasi kedua di Tikungan 4, tetapi ia kembali ke lintasan dengan motor cadangan dan mencatat waktu 1 menit 34,203 detik. Catatan itu membuatnya unggul 1,494 detik atas Alex Marquez di posisi kedua, dengan Zarco melengkapi barisan depan di posisi ketiga.

Martin yang sempat terpuruk di posisi kesepuluh pada menit-menit akhir kualifikasi berhasil menyelamatkan posisi start keempat lewat lap terakhirnya. Miller yang lolos dari sesi kualifikasi pertama menempati posisi kelima di depan Raul Fernandez. Bezzecchi yang menjadi pembalap tercepat pada sesi Practice hari Jumat harus puas start dari posisi kesembilan setelah kondisi basah mengubah peta persaingan pada Sabtu pagi.