Kabar kepergian Martin ke Sepang juga memunculkan kekhawatiran dari Yamaha. Martin dijadwalkan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha mulai musim 2027 dan berduet dengan Ai Ogura, sehingga cedera yang memburuk berpotensi mengganggu persiapannya bersama tim barunya.


CEO Aprilia, Massimo Rivola, sebelumnya meragukan Martin bisa kembali membalap di Malaysia. Rivola menilai peluang Martin tampil di Sepang masih sangat sulit, meski ia berharap pembalapnya setidaknya bisa hadir bersama tim di Sepang.


Mantan manajer pembalap, Carlo Pernat, menilai keputusan Martin harus mempertimbangkan risiko secara matang. Pernat menyebut yang dipertaruhkan dalam situasi ini adalah tontonan atau kesehatan seorang pembalap, dan keputusan akhir harus didasarkan pada pertimbangan profesional tim medis.