Baca juga: Bertambah 27 Orang, Total Positif COVID-19 di Sultra Capai 712 Kasus
Hanya saja, lanjut dia, untuk menentukan daerah mana saja yang masuk zona kuning dan hijau saat ini belum bisa didetailkan atau dirincikan. Sebab tidak menutup kemungkinan daerah yang saat ini zona kuning atau hijau, ke depan bisa menjadi merah. Begitu pun sebaliknya, jika hari ini zona merah bisa saja menjelang hari H berubah menjadi kuning atau hijau.
"Jadi, nanti mendekati hari H baru bisa diidentifikasi mana Masjid yang masuk zona hijau dan kuning dan mana yang zona merah," katanya.
Pastinya kata dia, setiap Masjid khususnya yang masuk zona hijau dan kuning saat ini dipersilahkan mempersiapkan diri dan menyiapkan layanan protokol kesehatan, seperti diimbau jemaah menggunakan masker sejak dari rumah, mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, serta diharapkan orang tua yang sudah lanjut usia yang rentan tertular penyakit dan anak-anak di bawah usia 10 tahun untuk Salat di rumah saja.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pengurus Masjid untuk melakukan identifikasi jemaah dan dilaporkan ke tingkat RT, RW, Kelurahan hingga Kemenag. Identifikasi dan pelaporan ini dilakukan sampai H-1 Ied Adha 1441 H atau 31 Juli 2020.
