Selain layanan langsung, Mizuddin juga mengapresiasi kemudahan digital yang ditawarkan BPJS Kesehatan. Ia sudah mulai menggunakan aplikasi Mobile JKN dan tahu soal layanan PANDAWA, fitur layanan via WhatsApp yang makin memudahkan peserta.
“Sekarang sudah digital semua, lebih praktis. Peserta bisa pilih mau datang langsung atau lewat HP,” katanya.
Ia juga merasa puas dengan layanan di fasilitas kesehatan. Saat berobat, ia tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan antara peserta kelas berbeda.
“Semua pasien dilayani sama. Tidak ada beda. Itu yang bikin saya percaya bahwa program ini memang adil,” jelasnya.
Baca Juga: Dedikasi Wahyu Aliansa: Dosen Muda Sultra yang Siap Bawa Perubahan
