"Jadi yang mengerjakan itu adalah Balai Sungai Sumatera II, masih ada beberapa keluarga. Ada 35 titik yang belum dibayarkan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera II ini," terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku, petugas kepolisian mengawal proyek nasional yang ada di daerah itu.

"Semua proyek startegis nasional yang ada di Provinsi Sumatera Utara akan dikawal sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda. Tujuannya, agar proyek itu bisa berjalan dengan sesuai perencanaan," ungkapnya.

Bukan hanya Proyek Bendungan Lau Simeme yang dikawal, proyek pembangunan jalan tol dan lainnya juga dikawal.

Bahkan, pihak Polda Sumatera Utara atau tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus datang ke lokasi proyek itu untuk melakukan peninjauan. Tidak ada penyelidikan yang dilakukan di sana, meninjau dan mengawal agar proyek berjalan sesuai dengan rencana.