Selain aksi restrukturiaasi aset besar-besaran untuk melakukan buyback saham, peningkatan harga saham Softbank juga ikut terpengaruh oleh tren positif pendapatan mereka selama periode sembilan bulan dari April - Desember 2020.
Softbank mencetak penjualan bersih USD 40 miliar setara Rp 562 triliun. Laba bersihnya naik lebih banyak lagi, perusahaan mencatat laba bersih USD 29,6 miliar setara Rp 416 triliun, naik 541 persen.
Sekalipun pada periode tersebut merupakan momentum tersulit pada perekonomian akibat hantaman Pandemi COVID-19, Softbank juga berhasil untung besar dari aksi IPO dari perusahaan portofolionya.
Melalui Softbank Vision Fund 1 dan 2, Softbank berhasil meraup keuntungan dari hasil investasi hingga USD 27,6 miliar setara Rp 388 triliun.
Mayoritas IPO sukses yang telah dilakukan Softbank ialah pada perusahaan rintisan. Di antaranya IPO Opendoor, start-up penjualan properti di Silicon Valley. DoorDash, start-up pesan antar makanan. Serta Seer, perusahaan produsen pakaian medis.
