"Semacam dia trauma masuk di ruangan situ (ruangan pemeriksaan)," ujarnya.

Untuk menenangkan FT, penyidik membolehkan keluar ruangan. Di ruang tunggu Sat Intelkam, bocah ingusan yang belum tahu apa-apa itu terus menangis dipangkuan ayahnya. Sesekali, ia mengajak ayahnya untuk pulang ke rumahnya.

"Pak kita pulangmi, saya mau ulangan di sekolah," ajak FT sambil menangis.

Dengan kepolosannya, FT tidak tahu menahu apa yang diperbuat pada korban. Seingatnya saat itu, ia diancam oleh RH agar melakukan perbuatan yang ternyata tidak senonoh pada korban

Baca juga: Hadir di Tengah Demonstran, Ibunda Yusuf: Jangan Ada Lagi Yusuf yang Lain