KENDARI, TELISIK.ID - Anak adalah aset masa depan, tidak hanya untuk orangtuanya, melainkan untuk lingkungan, negara, bahkan peradaban.

Masa anak-anak adalah masa emas, mereka mengamati dan menyerap banyak perlakuan dari orang tua dan sekitarnya. Masa anak-anak sering disebut juga dengan masa estetika, masa indera dan masa menentang orang tua.

Dikutip Telisik.id dari Kompasiana.com, disebut estetika karena pada masa ini merupakan saat terjadinya perasaan keindahan. Disebut juga masa indera, karena pada masa ini indera anak-anak berkembang pesat, karena pesatnya perkembangan tersebut, anak-anak senang mengadakan eksplorasi, yang kemudian disebut dengan masa menentang.

Perkembangan biologis anak amat pesat, dan secara sosiologis masih terikat oleh lingkungan dan keluarganya. Dalam masa pertumbuhan itu, tak jarang anak-anak bertingkah dan melakukan kesalahan-kesalahan. Karena itu, tak sedikit memicu kekesalan orang tua.

Menyikapi hal itu, sebagian orang tua, tak bisa mengontrol diri, secara spontan memarahi, bahkan sampai membentak anak. Namun, menurut penelitian sikap seperti itu akan berdampak buruk pada kepribadian anak.