YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Masjid Syuhada yang berwarna dominan hijau, berlokasi di Jalan I Dewa Nyoman Oka No.13, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, merupakan bangunan masjid bersejarah. Peletakan kiblat pertama dipimpin oleh KH Badawi.

Nama Syuhada itu dipilih untuk memperingati para pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pembangunan Masjid Syuhada adalah untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam "Pertempuran Kotabaru" pada 7 Oktober 1945.

Pertempuran antara kaum republikan dengan tentara Jepang yang ingin mempertahankan Kotabaru. Dan jalan tempur harus ditempuh. Akibatnya, gugurlah 21 orang pahlawan yang saat ini dikenang dan diabadikan jasanya melalui penyematan nama jalan di ruas-ruas Kotabaru, di antaranya: I Dewa Nyoman Oka, Faridan M Noto, Sabirin, Abu Bakar Ali, Sunaryo dan nama pahlawan lainnya.

Pembangunan masjid Syuhada Yogyakarta berawal dari kegiatan pengajian yang diadakan di rumah keluarga Moch Joeber Prawiroyuwono yang berada di Jalan Ngasem, Kraton, Yogyakarta. Pengajian itu digelar setelah mundurnya Belanda dari Yogyakarta dan menjelang pemindahan ibukota negara dari Yogyakarta ke Jakarta.