KENDARI, TELISIK.ID - Ratusan demonstran lari berhamburan, saat dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian Polda Sulawesi Tenggara dengan menggunakan gas air mata.
Meski demikian, ratusan massa yang masih terus bertahan dan memblok poros Jalan Martandu sambil melempari batu kepada petugas keamanan dinilai telah melakukan kegiatan anarkis, hingga aparat keaman melakukan himbauan untuk tidak anarkis.
Namun, arahan tersebut tidak dihiraukan oleh massa, hingga komandan satuan pengamanan maju secara serentak sambil menbakan gas air mata.
Baca Juga: Ratusan Massa Kecewa, Lempar Batu Kantor Polda Sulawesi Tenggara
"Atas nama Undang-Undang dan keamanan negara, pasukan maju dan bubarkan massa yang sudah anarkis," ucap seorang petugas keamanan demo, Senin (12/6/2023).
