“Kalian tahu di sana ada aksi tandingan dan kalian tahu mereka itu siapa? Mereka itu teman-teman saya dulunya, mereka dari Timur Indonesia Bersatu. Mereka sudah mengkhianati, jadi setiap aksi kita di manapun, mereka akan selalu menurunkan aksi tandingan,” tegas Noviana saat berorasi.

Baca Juga: Video: KPU Akui Masih Ada Data Anomali Perolehan Suara Pemilu 2024 di Sirekap

Munculnya massa tandingan ini, Noviana menyatakan sebagai upaya rezim untuk membungkam masyarakat yang terus berjuang membangun dan menegakkan demokrasi sebagaimana yang diperjuangkan sejak awal Orde Reformasi.

“Kepada Bapak Presiden Jokowi, saat ini bapak adalah perusak Reformasi,” tegas Noviana.

Demo di depan gerbang gedung DPR/MPR RI ini dijaga oleh ribuan personel keamanan dari TNI dan Polri. Mereka juga ditempatkan di beberapa titik selain di lokasi demo.