"Pak kepala lagi di luar daerah, kalau mau ketemu nanti hari Rabu (15/10/2025)," kata Alfiah, staf KUPP Kelas II Raha.  

Jawaban tersebut tidak memuaskan massa. Mereka sebaliknya makin kesal kemudian melakukan penyegelan KUPP Raha.  

Jenderal lapangan aksi tersebut, Yogi Bonea, mengaku sudah beberapa kali melakukan unjuk rasa di Pelabuhan Nusantara Raha. Namun, Kepala KUUP kelas II Raha, Hajman, selalu tidak berada di tempat. Informasi yang mereka dapat, Hamjam malas berkantor.  

"Kepala UPP ini malas berkantor, setiap ada aksi pasti menghilang. Dia datang ke kantor nanti dekat gajian," kata Yogi.  

Rekan Yogi, Safaruni, mengatakan bahwa di Pelabuhan Nusantara Raha banyak masalah. Ia menduga Hajman membekingi pelanggaran-pelanggaran di pelabuhan yang sangat merugikan masyarakat Muna.