KONAWE, TELISIK.ID – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Anak Daerah (FKAD) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Konawe, Senin (30/12/2024).

Aksi tersebut menuntut pembatalan pengumuman kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang dinilai tidak transparan dan mencurigakan, karena diduga meloloskan honorer siluman.

Para peserta aksi mengungkapkan kekecewaannya, karena banyak di antara mereka yang sudah lama bertugas sebagai tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Konawe, namun tidak lulus dalam tes PPPK.

Baca Juga: Pemkab Muna Barat Salurkan Bantuan untuk 14 Korban Bencana Alam

Sementara itu, sejumlah nama yang tidak mereka kenal dan diduga tidak pernah bertugas di instansi pemerintah daerah, tiba-tiba lolos dalam seleksi tersebut.