"Di mana saat itu korban an. La Anti sedang tidur di rumah kemudian dibangunkan oleh seorang perempuan, Wa Iba dan berkata 'awas ada orang masuk di dalam rumah itu bawa parang'," beber Sunarton dalam keterangan tertulisnya diterima Telisik.id.
Kemudian lanjut Sunarton, saat itu juga korban bangun dan melihat terlapor memegang sebilah parang, sehingga antara korban dan terlapor saling memperebutkan sebilah parang dan sebilah sangkur/pisau yang diselipkan di pinggang terlapor.
Kata Sunarton, dalam aksi tersebut korban dan terlapor saling dorong satu sama lain, sehingga korban terjatuh.
"Kemudian terlapor memukul korban berkali-kali di bagian badan korban," jelasnya.
Kemudian terlapor keluar dari rumah korban karena mendengar kata 'berhenti' dari luar rumah, karena warga sekitar tempat kejadian menghentikan aksi terlapor tersebut.
