KENDARI, TELISIK.ID - Kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah rahmat agung bagi manusia, bahkan bagi alam semesta. Sebab beliau adalah rahmatan lil ‘alamin.
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. Al Anbiya: 107).
Rasulullah Muhammad lahir di Mekkah pada hari Senin, tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah, atau bertepatan 20 April 571 M. Tanggal Kelahiran Nabi ini diperselisihkan secara tajam. Ada yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 2 Rabiul Awal, 8 Rabiul Awal, 9 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, 17 Rabiul Awal (Lihat al-Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir: 2/260 dan Latho’iful Ma’arif karya Ibnu Rojab hlm. 184-185).
Rasulullah adalah manusia terpilih. Kelahirannya diiringi dengan sejumlah peristiwa-peristiwa penting yang merupakan keajaiban.
Saat Rasulullah lahir, ayah beliau Abdullah telah wafat. Ia wafat di Yatsrib (Madinah) saat diutus Abul Muthalib untuk mengurus kurma di sana. Ia wafat pada usia 25 tahun. Abdullah merupakan laki-laki terpandang di kalangan Quraisy. Ia putra Abdul Muthalib, pemimpin kaum di Makkah yang memiliki otoritas pemeliharaan Ka’bah. Abdul Muthalib dikenal dengan gelar Al Fayyadh (Sang Dermawan) karena kedermawanannya.
